<

UI - Tugas Akhir :: Kembali

UI - Tugas Akhir :: Kembali

Pemantauan terapi obat pada pasien hipertiroid dengan pnemonia di RSU Kota Tangerang Selatan pada Bulan Juli 2020 = Monitoring drug therapy in hyperthyroid patients with pneumonia at the South Tangerang City Hospital in July 2020

Nomor Panggil PR-pdf
Pengarang
Pengarang lain/Kontributor
Subjek
Penerbitan Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2020
Program Studi
 Abstrak
Apoteker memegang peranan yang kompleks dan sangat penting dalam pelaksanaan pelayanan kefarmasian pada berbagai lini seperti pelayanan kesehatan seperti di rumah sakit dan di apotek atau di pemerintahan seperti di Badan POM. Apoteker dituntut untuk dapat menguasai berbagai macam kegiatan pelayanan kefarmasian, tidak hanya mengenai pengelolaan perbekalan farmasi atau pelayanan farmasi klinik. Apoteker dituntut untuk mengembangkan kompetensinya pada semua aspek. Kompetensi yang dimiliki oleh apoteker menjadi kunci sukses pelaksanaan pelayanan kefarmasian. Pelaksanaan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) merupakan wadah pembelajaran bagi calon apoteker guna meningkatkan kompetensi apoteker. Kegiatan PKPA di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan Apotek Kimia Farma diharapkan dapat memberikan gambaran kepada calon apoteker mengenai peranan, tugas, maupun tanggung jawab apoteker secara khusus dalam pelaksanaan pelayanan kefarmasian. 

Pharmacists serve complex and important role in the implementation of pharmaceutical services in various lines such as health services for example hospital care and pharmacy community or in government for example Badan POM. Pharmacists are required to be able to master various kinds of pharmaceutical service activities, not only regarding the management of pharmaceutical supplies or clinical pharmacy services. Pharmacists are required to develop their competence in all aspects. Pharmacists' competence is the key to the successful implementation of pharmaceutical services. Internsip program is a learning chance for prospective pharmacists to improve pharmacist competence. Internship at Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) and Apotek Kimia Farma are expected to provide an overview to prospective pharmacists regarding the roles, duties, and responsibilities of pharmacists in particular in implementing pharmaceutical services.
 File Digital: 1
Shelf
 PR-pdf-Nusaibah Muthiah.pdf ::

Akses untuk anggota Perpustakaan Universitas Indonesia, silahkan

 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan LibUI ind rda
Tipe Konten text
Tipe Media computer
Tipe Carrier online resource
Deskripsi Fisik xii, 139 pages : illustration ; appendix
Naskah Ringkas
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
PR-pdf 16-21-765715579 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20510564
Apoteker memegang peranan yang kompleks dan sangat penting dalam pelaksanaan pelayanan kefarmasian pada berbagai lini seperti pelayanan kesehatan seperti di rumah sakit dan di apotek atau di pemerintahan seperti di Badan POM. Apoteker dituntut untuk dapat menguasai berbagai macam kegiatan pelayanan kefarmasian, tidak hanya mengenai pengelolaan perbekalan farmasi atau pelayanan farmasi klinik. Apoteker dituntut untuk mengembangkan kompetensinya pada semua aspek. Kompetensi yang dimiliki oleh apoteker menjadi kunci sukses pelaksanaan pelayanan kefarmasian. Pelaksanaan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) merupakan wadah pembelajaran bagi calon apoteker guna meningkatkan kompetensi apoteker. Kegiatan PKPA di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) dan Apotek Kimia Farma diharapkan dapat memberikan gambaran kepada calon apoteker mengenai peranan, tugas, maupun tanggung jawab apoteker secara khusus dalam pelaksanaan pelayanan kefarmasian.

 



Pharmacists serve complex and important role in the implementation of pharmaceutical services in various lines such as health services for example hospital care and pharmacy community or in government for example Badan POM. Pharmacists are required to be able to master various kinds of pharmaceutical service activities, not only regarding the management of pharmaceutical supplies or clinical pharmacy services. Pharmacists are required to develop their competence in all aspects. Pharmacists' competence is the key to the successful implementation of pharmaceutical services. Internsip program is a learning chance for prospective pharmacists to improve pharmacist competence. Internship at Rumah Sakit Umum Kota Tangerang Selatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) and Apotek Kimia Farma are expected to provide an overview to prospective pharmacists regarding the roles, duties, and responsibilities of pharmacists in particular in implementing pharmaceutical services.