Unggah4 :: Kembali

Unggah4 :: Kembali

Kajian ekspresi mRNA gen Fat mass and obesitas Associated (FTO) dan korelasinya dengan indeks massa tubuh (IMT) pada sindrom ovarium polikistik (SOPK) dan wanita normal dengan obesitas dan non-obesitas = Study of Fat mass and obesity Associated (FTO) gene mRNA expression and its correlation with body mass index (BMI) in polycystic ovary syndrome (SOPK) and normal women with obesity and non-obesity

Nomor Panggil S-Pdf
Pengarang
Pengarang lain/Kontributor
Subjek
Penerbitan [Place of publication not identified]: [Publisher not identified], 2019
 Abstrak
ABSTRAK
Polycystic ovary syndrome (PCOS) adalah gangguan reproduksi yang ditandai dengan anovulasi, menstruasi tidak teratur, dan hirsutisme yang sering menyebabkan infertilitas. Meskipun etiologinya belum sepenuhnya dipahami, diketahui bahwa sebagian besar wanita dengan PCOS mengalami obesitas dengan prevalensi 40-80%. Obesitas adalah akumulasi kelebihan lemak tubuh yang ditandai dengan hipertrofi. Salah satu gen yang diduga terkait dengan obesitas adalah gen massa lemak dan obesitas terkait (FTO). Gen FTO menyebabkan peningkatan nilai BMI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ekspresi mRNA gen FTO dan korelasinya dengan IMT pada PCOS dan wanita normal dengan obesitas dan non-obesitas. Jaringan darah yang digunakan sebagai sumber mRNA diambil dari 30 wanita non-obesitas, 30 wanita normal obesitas, 30 wanita PCOS non-obesitas, dan 30 wanita PCOS obesitas. Kuantitas ekspresi mRNA dari gen FTO ditentukan dengan menggunakan PCR kuantitatif real-time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan ekspresi mRNA gen FTO pada PCOS dan wanita normal dan obesitas, lebih tinggi dibandingkan dengan PCOS dan wanita normal dan tidak obesitas, serta tidak ada hubungan antara ekspresi mRNA gen FTO dengan BMI. Gen FTO adalah gen yang bertanggung jawab untuk obesitas tetapi tidak terkait dengan sindrom ovarium polikistik, dan tidak memiliki korelasi dengan BMI.

ABSTRACT
Polycystic ovary syndrome (PCOS) is a reproductive disorder characterized by anovulation, irregular menstruation, and hirsutism which often causes infertility. Although the etiology is not fully understood, it is known that the majority of women with PCOS are obese with a prevalence of 40-80%. Obesity is the accumulation of excess body fat which is characterized by hypertrophy. One of the genes thought to be associated with obesity is the fat mass and related obesity (FTO) gene. The FTO gene causes an increase in BMI values. This study aimed to determine the differences in mRNA expression of the FTO gene and its correlation with BMI in PCOS and normal women with obesity and non-obesity. Blood tissue used as the mRNA source was taken from 30 non-obese women, 30 normal obese women, 30 non-obese PCOS women, and 30 obese PCOS women. The quantity of mRNA expression of the FTO gene was determined using real-time quantitative PCR. The results showed that there were differences in the mRNA expression of the FTO gene in PCOS and normal and obese women, higher than PCOS and normal and non-obese women, and there was no relationship between the mRNA expression of the FTO gene and BMI. The FTO gene is the gene responsible for obesity but is not associated with polycystic ovary syndrome, and has no correlation with BMI.
 Info Lainnya
Physicsxiv, 108 pages ; 30 cm
Typetext
Formatonline resource
Languageind
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
S-Pdf 146-21-124356425 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20512393
ABSTRAK
Polycystic ovary syndrome (PCOS) adalah gangguan reproduksi yang ditandai dengan anovulasi, menstruasi tidak teratur, dan hirsutisme yang sering menyebabkan infertilitas. Meskipun etiologinya belum sepenuhnya dipahami, diketahui bahwa sebagian besar wanita dengan PCOS mengalami obesitas dengan prevalensi 40-80%. Obesitas adalah akumulasi kelebihan lemak tubuh yang ditandai dengan hipertrofi. Salah satu gen yang diduga terkait dengan obesitas adalah gen massa lemak dan obesitas terkait (FTO). Gen FTO menyebabkan peningkatan nilai BMI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ekspresi mRNA gen FTO dan korelasinya dengan IMT pada PCOS dan wanita normal dengan obesitas dan non-obesitas. Jaringan darah yang digunakan sebagai sumber mRNA diambil dari 30 wanita non-obesitas, 30 wanita normal obesitas, 30 wanita PCOS non-obesitas, dan 30 wanita PCOS obesitas. Kuantitas ekspresi mRNA dari gen FTO ditentukan dengan menggunakan PCR kuantitatif real-time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan ekspresi mRNA gen FTO pada PCOS dan wanita normal dan obesitas, lebih tinggi dibandingkan dengan PCOS dan wanita normal dan tidak obesitas, serta tidak ada hubungan antara ekspresi mRNA gen FTO dengan BMI. Gen FTO adalah gen yang bertanggung jawab untuk obesitas tetapi tidak terkait dengan sindrom ovarium polikistik, dan tidak memiliki korelasi dengan BMI.

ABSTRACT
Polycystic ovary syndrome (PCOS) is a reproductive disorder characterized by anovulation, irregular menstruation, and hirsutism which often causes infertility. Although the etiology is not fully understood, it is known that the majority of women with PCOS are obese with a prevalence of 40-80%. Obesity is the accumulation of excess body fat which is characterized by hypertrophy. One of the genes thought to be associated with obesity is the fat mass and related obesity (FTO) gene. The FTO gene causes an increase in BMI values. This study aimed to determine the differences in mRNA expression of the FTO gene and its correlation with BMI in PCOS and normal women with obesity and non-obesity. Blood tissue used as the mRNA source was taken from 30 non-obese women, 30 normal obese women, 30 non-obese PCOS women, and 30 obese PCOS women. The quantity of mRNA expression of the FTO gene was determined using real-time quantitative PCR. The results showed that there were differences in the mRNA expression of the FTO gene in PCOS and normal and obese women, higher than PCOS and normal and non-obese women, and there was no relationship between the mRNA expression of the FTO gene and BMI. The FTO gene is the gene responsible for obesity but is not associated with polycystic ovary syndrome, and has no correlation with BMI.